Mengungkapkan Perasaan
Perasaan manausia itu sederhana
tapi kompleks. Manusia hanya dapat membedakan apakah dirinya merasa bahagia
ataupun sedih. Namun, bagaimana saat perasaan itu datang secara bersamaan.
Kebahagian dan kesedihan bertemu menjadi satu membuatnya menjadi kacau. Meluap bersama
emosi yang justru tak sejalan dengan pikiran. Logika yang berperan pada manusia
hanya 20% dan yang dominan adalah 80% perasaan. Itu sebabnya perasaan mampu
membuat seseorang terlihat menjadi tidak terkendali. Perasaan manusia yang
disebut cinta adalah faktor utama penyebab hilangnya realita yang ada di depan
mata. Seakan mencoba tak menghiraukan apa yang sebenarnya terjadi manusia
justru memilih dirinya terbawa pada perasaan yang disebut galau “akibat jatuh
cinta”.
Cinta yang kata orang kata yang sederhana namun memiliki banyak arti. Singkatnya, cinta mewakili perasaan seseorang terhadap “someone special”. Orang yang dianggap berbeda, unik, aneh, lain dari yang lainnya. Temen-temen sih bilangnya gitu. Saat kamu jatuh cinta, mungkin karena perilakunya yang istimewa yang jarang atau bahkan belum pernah dilakuin orang lain. Membuatmu berarti dan memberikan kesan bahwa “dialah yang terbaik”. Yang tanpa sadar menutup segala ruang untuk seseorang singgah di hatimu. Bahkan biasanya membuat dia seakaan “tak tergantikan oleh apapun dan siapapun”. Jadi, susah move on.
Apa pernah kamu mencoba mengungkapkan perasaanmu padanya? Apa kamu mempunyai alasan yang tepat dan keberanian yang kuat? Apakah ia bisa menerimanya tanpa harus merasa terbebani? Apakah ia masih tetap seperti dulu tak berubah sedikutpun?
Mungungkapkan cinta itu susah-susah gampang. Baik yang gak
langsung apalagi yang langsung semunya perlu awalan yang menantang terlebih
buat cewe.
Ada beberapa pilihan sih yang
pertama yah kamu bisa ungkapin perasaanmu dan patut menerima segara reaksi dan
tindakannya, gak perlu ada jawabannya karena apa yang kamu lakukan adalah
pernyataan bukan pertanyaan. Jika dia memilih untuk tetap bersamamu ada
kemungkinan persaan itu berbalas, jika enggak yaaah jangan pernah
menyesalinya karena cinta itu ibarat memberi tapi tak pernah meminta. Yang ke
dua mencintai diam-diam, yakin aja kalo ketulusan itu pasti akan bebuah manis,
ibarat bunga yang terus disirami, disinari dan dirawat suatu saat pasti akan
merekah, yakin pada diri sendiri bahwa ada orang yang telah ditakdirkan untukmu,
yang saat ini sedang berusaha, mencari, menunggu, dan merindu kehadiran cinta
dalam hidup.
Yang gue tahu Cuma satu..
Gak
ada perasaan di dunia ini yang pantes untuk ditolak, mereka patut
dihargai,walau dengan cara dan kisah
yang berbeda. Dan semua orang tahu, tolak ukurnya.
