Jumat, 17 Januari 2014

Dunia Tak Adil Bagiku

Dunia Tak Adil Bagiku


Orang yang beranggapan dunia ini gak adil adalah egois. Mungkin terkadang kita menganggap dunia ini gak adil karena kita hanya memandang dari satu sisi. Sadar atau enggak semua orang pasti pernah mengalaminya. Memandang sempit semua masalah tanpa memikirkan solusinya.
Jika kita mampu berfikir seperti anak kecil yang sederhana namun kompleks, pasti hidup akan lebih menyenangkan.
Anak kecil yang mampu menyelesaikan masalah dengan sangat sepele. Hal yang mungkin mereka anggap benar tanpa mempermasalahkannya.
Setiap orang pasti pernah berada diposisi yang sulit, jatuh, terpuruk dan tidak mampu mendapatkan apa yang diinginkannya. Membuat kita merasa dunia ini tidak adil. Semua terasa saat ego memenuhi diri ini sehingga mampu mengendalikan pandangan, perasaan, pemikiran dan tindakan seseorang. Hingga merasa disudutkan.
Seandainya kita mampu mengikhlaskannya dan mau belajar untuk lebih memandang luas dunia ini kita bisa menyadari bahwa “Tidak ada kehidupan yang sempurna di dinia ini”. Roda kehidupan selalu berputar, membawa kita ke perjalanan yang tak pernah kita ketahui sebelumnya. Merasakan setiap keadaan, menempati posisi yang selalu berbeda-beda. Tapi, percayalah keadilan pasti ada karena bukan hanya kita yang mendapat kesulitan di dalam hidup.
Terkadang saat kita mampu melihat kehidupan orang lain yang lebih sulit dan menyakitkan, kita akan tersadar dan terperanjat bahwa “Tuhan tak pernah tidur, Ia dapat mengatur segala hal yang telah direncanakan-Nya”
Tinggal kita yang harus mampu menyikapi semuanya dengan ketenangan dan kemurnian.


~~~à Saya menulis ini karena terinspirasi oleh teman sekelas. Dia beranggapan tentang dunia ini gak adil hanya karena hal sepele. Tapi, pada akhirnya dia mampu memberikan pelajaran bagi kita semua. Semoga kita bisa untuk lebih belajar menghargai hidup J

Jumat, 03 Januari 2014

Kalimat Sapaan/ucapan dalam Bahasa Jepang

Mungkin ada di antara kita yang menyukai dan tertarik dengan bahasa Jepang. Kali ini kita akan sedikit mengenal perkataan dan ucapan yang sering dilakukan masyarakat Jepang.
Bahasa  jepang berbeda dengan bahasa di negara-negara lain pada umumnya. Bahasa Jepang mencermikan kebudayaan orang Jepang yang tidak pernah hilang. Langsung aja yuk baca artikelnya dari sumber yang terpercaya...


Yang Umum diucapkan di Awal Pembicaraan

[JAP] Ohayou / Ohayou gozaimasu
[INA] “selamat pagi”

[JAP] Konnichiwa
[INA] “selamat siang”

[JAP] Konbanwa
[INA] “selamat malam”

[JAP] Yoroshiku onegaishimasu
[INA] “mohon bimbingannya” / “mohon bantuannya”
–> (biasanya diucapkan pada saat berkenalan, atau pada saat akan mengerjakan sesuatu bersama-sama)

[JAP] O genki desu ka?
[INA] “Apakah Anda sehat?”

[JAP] O kage desu
[INA] “Saya sehat-sehat saja.”
–> (digunakan untuk menjawab “O genki desu ka?”)

[JAP] Kyou wa ii o tenki desu ne?
[INA] “Cuaca hari ini bagus, bukan?”

[JAP] Youkoso!
[INA] “Selamat datang!”

[JAP] Moshi-moshi…
[INA] “Halo…” (berbicara lewat telepon)
 Yang Umum diucapkan Selama Percakapan Berlangsung
[JAP] Hai
[INA] “Ya”
–> (untuk menyetujui sesuatu atau menjawab pertanyaan)

[JAP] Iie
[INA] “Tidak”
–> (kebalikannya “hai”)

[JAP] Arigatou / Arigatou gozaimasu
[INA] “Terima kasih”
–> (gozaimasu di sini dipakai untuk ucapan formal, atau bisa juga menyatakan “terima kasih banyak”)

[JAP] Gomen na sai
[INA] “Mohon maaf”

[JAP] Sumimasen
[INA] “Permisi”
–> (bisa juga diterapkan untuk minta maaf seperti “gomen na sai”)

[JAP] Zannen desu
[INA] “sayang sekali” / “amat disayangkan”

[JAP] Omedetou, ne
[INA] “Selamat ya”
–> (untuk beberapa hal yang baru dicapai, e.g. kelulusan, menang lomba, dsb)

[JAP] Dame / Dame desu yo
[INA] “jangan” / “sebaiknya jangan”

[JAP] Suteki desu ne
[INA] “Bagus ya…” / “indah ya…”
–> (untuk menyatakan sesuatu yang menarik, e.g. ‘hari yang indah’)

[JAP] Sugoi! / Sugoi desu yo!
[INA] “Hebat!”

[JAP] Sou desu ka
[INA] “Jadi begitu…”
–> (menyatakan pengertian atas suatu masalah)

[JAP] Daijoubu desu / Heiki desu
[INA] “(saya) tidak apa-apa” / “(saya) baik-baik saja”

Jika Anda Kesulitan menangkap Ucapan Lawan Bicara Anda

[JAP] Chotto yukkuri itte kudasai.
[INA] “Tolong ucapkan lagi dengan lebih lambat.”

[JAP] Mou ichido itte kudasai.
[INA] “Tolong ucapkan sekali lagi.”

[JAP] Motto hakkiri itte kudasai.
[INA] “Tolong ucapkan dengan lebih jelas.”

Untuk Mengakhiri Pembicaraan

[JAP] Sayonara
[INA] “Selamat tinggal”

[JAP] Mata aimashou
[INA] “Ayo bertemu lagi kapan-kapan”

[JAP] Ja, mata / mata ne
[INA] “Sampai jumpa”

[JAP] Mata ashita
[INA] “Sampai jumpa besok”

Beberapa Kalimat yang Tidak Selalu Muncul dalam Dialog, tetapi merupakan Elemen Kebudayaan Jepang

[JAP] Irasshaimase!
[INA] “Selamat datang!”
–> (kalimat ini hanya diucapkan oleh petugas toko ketika Anda berkunjung)

[JAP] Ittekimasu!
[INA] “Berangkat sekarang!”
–> (kalimat ini diucapkan ketika Anda hendak pergi meninggalkan rumah pada orang yang tetap tinggal di dalam)

[JAP] Itterasshai
[INA] “Hati-hati di jalan”
–> (diucapkan ketika seseorang hendak pergi ke luar rumah; umumnya sebagai jawaban untuk “Ittekimasu”)

[JAP] Itadakimasu
[INA] [literal] “Terima kasih atas makanannya”
–> (kalimat ini sebenarnya tidak diartikan secara harfiah. Masyarakat Jepang biasanya mengucapkan kalimat ini sebagai ungkapan rasa syukur atas makanan yang dihidangkan)

[JAP] Gochisousama deshita
[INA] [literal] “perjamuan/hidangan sudah selesai”
–> (seperti “Itadakimasu”, kalimat ini juga tidak diartikan secara harfiah. Masyarakat Jepang pada umumnya mengucapkan kalimat ini seusai makan)

[JAP] Kimochi ii…!
[INA] [literal] “terasa nyaman”
–> (umum diucapkan jika Anda merasakan sesuatu yang nyaman di suatu tempat. E.g. ketika Anda pergi ke gunung dan merasa bahwa udaranya bagus, kalimat ini bisa dipakai untuk menunjukkan keindahan)


Sumber : Sora-Kun


SUMBERJJSSJSMBUG

Kamis, 02 Januari 2014

Puisi


Puisi :

Kamu
Hangat, cairkan hatiku yang telah membeku
Terangi pikiran kelabu, kepenatan penantian
Hidupkan bara api, rasa yang telah lama mati
Bangunkanku dari musim dingin panjang melelahkan
Memulai musim semi.
Dengan jutaan rasa tumbuh bermekaran
Penuh cinta, kasih, dan sayang
Keheningan
Aku butuh keheningan saat memikirkanmu
Saat aku menatapmu, dunia seakan berhenti berputar
Hening, keheningan menyelimuti kita
Tatapanmu membisukanku
Membuat hatiku memilihmu
Kau yang ada dismpingku
Dekat, lebih dekat dari nafasku
Dalam hening aku mendengar
Dari dalam hatiku, jauh di dasar
Aku menyayangimu
Aku tak mau melepasmu dari genggamanku
Aku ingin menghabiskan waktu lebih lama lagi bersamamu
Bersama dirimu dan hanya aku  dan kamu
Ayah dan Ibu
Ibu kau seperti alunan melodi
Terdengar lembut di telingaku
Tutur katamu dan doamu terdengar tulus
Ibu kau adalah pohon hidupku
Tempatku berteduh dan merasa nyaman
Ayah kau adalah sosok yang sangat aku banggakan
Kau adalah seorang laki-lakinyang kuat
Semangat dan kerja kerasmu
Akan selalu mendarah daging dalam jiwaku
Ketegaran menjalani hidup seperti kalian
Akan selalu menjadi bayanganku
Yang selalu mengikutiku kemanapun aku melangkah
Luka
Kini malam nampak usang
Tak berarti ditelan kegelapan
Tak usah bayang bulan
Kerlip bintang pun hilang
Hanya dingin menemani
Malam yang sepi

Jauh kau pergi
Ku kejar tak berarti
Hidup seperti mati
Hanya luka menemani
Hati yang tersakiti


By : Rika Kowasanda