Kamis, 01 Januari 2015

Pengharapan tak betputus



Pengharapan tak berputus

Cinta adalah saat kita berjuang bersama-sama, jika hanya salah satu bukan cinta namanya.

Mencintai itu mudah. Dicintai itu mudah. Namun, yang sulit adalah dicintai oleh orang yang kita cintai.

Cinta itu adalah saat kau bahagia bersamanya dan terkadang mampu melupakan dunia yang ada di sekitarmu karena kau menciptakan duniamu sendiri, berpijak pada kepercayaan dan keyakinan. Dan tegak berdiri oleh pengharapan.

Cinta, disela-sela kebahagiaanmu terkadang tanpa disadari air mata jatuh menetes. Saat itu lah kau bisa yakin apakah kau mencintainya atau tidak.

Cinta, sesak yang kau dapat. Tiba-tiba menyerang. Seluruh paru-parumu seperti dipenuhi air hingga kekurangan oksigen. Hatimu seperti tersayat, teriris. Mata yang mampu menatap kini mulai berkaca-kaca. Seluruh duniamu seakan pergi meninggalkanmu.

Cinta itu diantara yang nyata dan maya, tekadang terlihat, terkadang kasat mata. Hingga mungkin sering kali terlambat disadari. Dan saat kau mulai menyadarinya cinta akan mengisi harimu. Dan saat kau ingin berhenti, kau tak pernah sanggup, karena saat kau ingat lagi kau tak pernah sanggup memulainya. Cinta ini tidak seperti di dalam novel dan drama yang dapat diciptakan awal dan akhirnya. Cinta dalam hidupmu bermaksud untuk ditemukan bukan diciptakan. Bahwasanya sekali lagi yang maha Mencipta adalah Allah dan pemilik cinta yang sejati.

Saat kau mencintai seseorang, dia adalah sebuah alasan. Alasan kenapa kau datang, kenapa kau tersenyum, kenapa kau bahagia, kenapa kau terluka, kenapa kau menangis, kenapa kau pergi, dan kenapa kau bertahan.

Katanya cinta? Nyatanya cinta?

Katanya disaat orang yang kau cintai lebih berbahagia bersama orang lain,  membuatmu untuk berhenti berharap dan memilih melepaskannya. Namun, nyatanya itu yang membuatmu bertahan.

Kau akan melepaskannya karena kau pikir akan lebih baik melihatnya berbahagia dengan orangg lain daripada melihatnya tak berbahagia denganmu.

Nyatanya, kau tak bisa. Sekeras apapun nyatanya itu sulit. Mencintainya hanya untuk melupakannya. Bertahan hanya untuk melepaskan. Dan akhirnya kau jatuh pada pengharapan yang tak berputus.