Kamis, 02 Januari 2014

Puisi


Puisi :

Kamu
Hangat, cairkan hatiku yang telah membeku
Terangi pikiran kelabu, kepenatan penantian
Hidupkan bara api, rasa yang telah lama mati
Bangunkanku dari musim dingin panjang melelahkan
Memulai musim semi.
Dengan jutaan rasa tumbuh bermekaran
Penuh cinta, kasih, dan sayang
Keheningan
Aku butuh keheningan saat memikirkanmu
Saat aku menatapmu, dunia seakan berhenti berputar
Hening, keheningan menyelimuti kita
Tatapanmu membisukanku
Membuat hatiku memilihmu
Kau yang ada dismpingku
Dekat, lebih dekat dari nafasku
Dalam hening aku mendengar
Dari dalam hatiku, jauh di dasar
Aku menyayangimu
Aku tak mau melepasmu dari genggamanku
Aku ingin menghabiskan waktu lebih lama lagi bersamamu
Bersama dirimu dan hanya aku  dan kamu
Ayah dan Ibu
Ibu kau seperti alunan melodi
Terdengar lembut di telingaku
Tutur katamu dan doamu terdengar tulus
Ibu kau adalah pohon hidupku
Tempatku berteduh dan merasa nyaman
Ayah kau adalah sosok yang sangat aku banggakan
Kau adalah seorang laki-lakinyang kuat
Semangat dan kerja kerasmu
Akan selalu mendarah daging dalam jiwaku
Ketegaran menjalani hidup seperti kalian
Akan selalu menjadi bayanganku
Yang selalu mengikutiku kemanapun aku melangkah
Luka
Kini malam nampak usang
Tak berarti ditelan kegelapan
Tak usah bayang bulan
Kerlip bintang pun hilang
Hanya dingin menemani
Malam yang sepi

Jauh kau pergi
Ku kejar tak berarti
Hidup seperti mati
Hanya luka menemani
Hati yang tersakiti


By : Rika Kowasanda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar